• Home »
  • Anak »
  • Anak Terkena Hepatitis Segera Konsultasikan Kesehatan Anak Anda
Anak Terkena Hepatitis Segera Konsultasikan Kesehatan Anak Anda

Anak Terkena Hepatitis Segera Konsultasikan Kesehatan Anak Anda

Konsultasikan penyakit hepatitis pada anak

Konsula.com – Hepatitis adalah salah satu peradangan pada organ hati yang banyak ditemukan pada berbagai kalangan usia. Bahkan sejak seorang bayi berusia 2 bulan atau lebih, ia sudah dapat terkena hepatitis akibat infeksi virus saat persalinan maupun setelah melahirkan. Karena daya tahan tubuh yang cenderung masih lemah, maka seorang anak terutama di usia balita sangat rentan menderita penyakit ini. Lakukan konsultasi kesehatan anak untuk tindakan pencegahan berupa pemberian imunisasi hepatitis bila diperlukan.

Apabila terlambat dilakukan penanganan, hepatitis dapat berdampak buruk pada anak. Selain dapat menimbulkan kerusakan serius pada organ hati, juga dapat mengarah kepada sirosis hati atau rusaknya sel-sel hati akibat jaringan parut hingga gangguan otak karena virus yang sudah menyebar. Namun jika penanganan dilakukan secara cepat dan tepat, 80% bayi yang menderita hepatitis akan sembuh total dan sisanya berlanjut menjadi hepatitis kronis ataupun sirosis hati.

Oleh karena itu deteksi dini sangat penting untuk menentukan kondisi kesehatan bayi dan balita selanjutnya apabila benar telah terinfeksi virus hepatitis. Tanda dan gejala yang ditimbulkan antara lain perubahan warna kulit dan bola mata menjadi kuning akibat banyaknya bilirubin di aliran darah, urin berwarna gelap dan feses yang dikeluarkan menjadi lebih pucat. Selanjutnya nafsu makan anak menjadi menurun dan perutnya menjadi sedikit membuncit akibat adanya peradangan di organ hati. Jika kondisi ini terjadi, segera lakukan konsultasi anak ke dokter untuk penanganan medis lebih lanjut.

Biasanya obat-obatan yang diberikan untuk hepatitis pada anak hanya bersifat simtomatik atau menghilangkan gejala yang ditimbulkan. Selain itu langkah terbaik lain adalah menyediakan makanan yang bergizi seimbang termasuk tinggi untuk meningkatkan daya tahan tubuh bayi atau balita serta banyak beristirahat untuk melawan virus dalam tubuh.

Akan lebih baik jika tindakan pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum virus hepatitis menyerang. Cara-cara yang dapat dilakukan antara lain memberikan imunisasi hepatitis setelah anak berusia 2 tahun kemudian dilanjutkan secara rutin sesuai hasil konsultasi dari dokter, berhati-hati dalam memberikan anak konsumsi obat-obatan saat sakit, serta memberi makanan yang sehat, terjamin higienitasnya serta kualitas gizi memenuhi kebutuhan anak.

Share